Banyak faktor yang membuat anak mengalami tulang keropos serta kelainan tulang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya asupan kalsium bagi anak. Selain itu, mengajak anak untuk aktif bergerak bisa menjadi cara agar struktur tulang tulang si kecil tumbuh dengan sempurna.
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa menderita keropos tulang, bahkan beberapa waktu yang lalu telah diberitakan ada seorang bayi yang terlahir dengan tulang yang rapuh. Dari hasil diagnosa, di dalam tubuh bayi tersebut terdapat 12 titik patahan tulang. Sang bayi yang menderita tulang rapuh (osteogenesis) ini membutuhkan waktu 18 tahun untuk bisa sembuh total, namun tetap menjalani perawatan medis saat beranjak dewasa.
Walupun tulang rapuh adalah penyakit langka, namun kesehatan tulang adalah faktor penting yang harus dijaga, khususnya pada anak-anak. Jangan sampai masa kecil yangceria dan dinamis bisa terganggu gara-gara tulang yang keropos.
Penyebab Tulang Keropos.
Foto bayi ini adalah foto dari Adzka Fikra yang terkena penyakit tulang keropos.
Penyakit tulang keropos pada anak sebenarnya jarang terjadi, kalaupun terjadi banyak disebabkan oleh adanya kelainan gen reseptor vitamin D. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan demineralisasi tulang. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya penyakit ricket (tyulangbengkok) pada orang dewasa. Namun, bukan berarti anak terbebas dari masalah osteoporosis.
Pentingnya Kalsium.
Agar terhindar dari osteoporosis sejak dini maka harus diperhatikan asupan kalsium. Kekurangan asupan kalsium di usia dini akan menyebabkan anak beresiko terkena osteoporosis lebih dini.
Peranan kalsium pada orang dewasa dan pada anak-anak berbeda, kalau pada anak-anak kalsium ini membantu pertumbuhan tulang, artinya agar tulang bisa tumbuh menjadi lebih panjang. Sedangkan pada masa usia 20-an dibutuhkan kalsium dalam jumlah besar agar tulang bisa lebih padat.
Asupan kalsium sejak dini bagi anak-anak sangat berarti sebagai tabungan kalsium untuk dimanfaatkan kelak di kemudian hari.
Asupan kalsium yang dianjurkan:
1. Usia 1-9 tahun: 500-600 mg per hari.
2. Usia 10-18 tahun: 1000 mg per hari.
Cara Memperkuat Tulang dan MencegahTulang Keropos.
Kegiatan fisik dapat membantu memperkuat tulang anak. Bentuk rangsangan kepada anak cukup dengan membiarkan anak-anak bergerak aktif. Sebaliknya, menjadi anak yang tidak aktif dapat menyebabkan tulang menjadi keropos.
Jangan biarkan anak hanya duduk menonton tv dalam waktu yang lama misalnya. Hal ini dapt menimbulkan kelainan struktur tulang. Sebaliknya, dengan kegiatan gerak ini maka akan terbentuk sel-sel tulang baru dari hasil stimulan tersebut.
Jenis olahraga yang memberikan beban pada tubuh dapat membantu menstimulasi perkembangan tulang. Berjalan kaki merupakan aktivitas pembentukan tulang yang baik, paling tidak suruhlah anak untuk melakukan jalan kaki selama 60 menit setiap harinya.
Jangan mengajarkan anak untuk duduk dan hanya diam.
Jika anak tertarik dengan pada satu bidang olah raga tertentu, bisa dilakukan dengan kedua orang tuanya sebagai bentuk dukungan agar anak menjadi sehat.
Kesehatan tulang tak hanya mempengaruhi performa fisik, akan tetapi juga keseluruhan perkembangan anak termasuk kecerdasannya. Mendidik anak untuk belajar dengan bergerak merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang efektif.
Selain itu, sikap tubuh yang baik sangat penting karena akan membantu tubuh untuk bekera secara maksimal.
Banyak manfaat yang dapat dirasakan anak bila ia memiliki postur tubuh yang baik, yaitu dapat membuat daya tahan tubuh menjadi lebih efektif.
Posisi duduk, berdiri maupun berjalan yang baik akan dapat menghindari pertumbuhan tulang yang tidak sempurna pada anak.
Monday, October 31, 2011
Friday, October 28, 2011
Penyebab Sakit Menurut Islam
Saudara-saudaraku yang seiman, kita hidup di dunia ini ada batas waktunya, kematian pasti sudah digariskan entah kapan. Kita tidak boleh bunuh diri atau membunuh orang lain hingga menyebabkan kematiannya.
Kenapa banyak orang bunuh diri.
Banyak penyebab yang mungkin, diantaranya adalah depresi, himpitan ekonomi dan lain sebagainya. Berbuat zalim saja tidak boleh, apalagi sampai bunuh diri dan membunuh orang.
Namun, semua itu disebabkan karena lemahnya iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Apabila kita sering berbuat zalim, biasanya Allah SWT memberikan peringatan kepada kita berupa penyakit.
Menurut agama Islam, semua musibah atau bencana yang mendera manusia adalah sisebabkan oleh perbuatan manusia itu sendiri, baik berupa penyakit,kecelakaan, kehinlangan, bencana alam, bahkan hingga kematian.
Allah SWT berfirman,
مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولا وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا
Artinya:
"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Nabi Muhammad) menjadi Rasul kepada segenap manusia. dan cukuplah Allah menjadi saksi."
(QS. An-Nisa': 79)
Kalau kita ingin sembuh, kita harus memperbaiki akhlak atau tingkah lakukita. Di satu sisi harus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebenarnya Allah SWT sangat menyayangi kita. Kita diberi peringatan berupa penyakit dan musibah karena Allah Maha Penyanyang. Allah SWT memberikan peringatan kepada kita agar kita mau kembali ke jalan yang benar, jalan yang dirahmati dan diridhai Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
Artinya:
"Hai manusia, Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Yunus: 57).
Kenapa banyak orang bunuh diri.
Banyak penyebab yang mungkin, diantaranya adalah depresi, himpitan ekonomi dan lain sebagainya. Berbuat zalim saja tidak boleh, apalagi sampai bunuh diri dan membunuh orang.
Namun, semua itu disebabkan karena lemahnya iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Apabila kita sering berbuat zalim, biasanya Allah SWT memberikan peringatan kepada kita berupa penyakit.
Menurut agama Islam, semua musibah atau bencana yang mendera manusia adalah sisebabkan oleh perbuatan manusia itu sendiri, baik berupa penyakit,kecelakaan, kehinlangan, bencana alam, bahkan hingga kematian.
Allah SWT berfirman,
مَا أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللَّهِ وَمَا أَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَفْسِكَ وَأَرْسَلْنَاكَ لِلنَّاسِ رَسُولا وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيدًا
Artinya:
"Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu (Nabi Muhammad) menjadi Rasul kepada segenap manusia. dan cukuplah Allah menjadi saksi."
(QS. An-Nisa': 79)
Kalau kita ingin sembuh, kita harus memperbaiki akhlak atau tingkah lakukita. Di satu sisi harus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebenarnya Allah SWT sangat menyayangi kita. Kita diberi peringatan berupa penyakit dan musibah karena Allah Maha Penyanyang. Allah SWT memberikan peringatan kepada kita agar kita mau kembali ke jalan yang benar, jalan yang dirahmati dan diridhai Allah SWT.
Allah SWT berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
Artinya:
"Hai manusia, Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Yunus: 57).
Waspadai Makanan Ringan Berbahan Formalin
Kita maklumi bersama bahwa snack adalah makanan ringan yang sangat beragam jenisnya. Bahan utama serta bumbunya pun sangat beragam.
Tentu saja dari beragam snack tersebut tidak ada yang berasal dari bahan formalin (bahan pengawet).
Kalaupun terdapat formalin di dalam produk snack (dalam hal ini yang tidak berbungkus), maka kemungkinan besar berasal dari:
1. Bahan Tambahan Pangan (BTP) atau bahan lain yang dicampurkan dalam proses.
2. Wadah dalam proses bermasalah, artinya mengandung formaln.
3. Sengaja diberi Formalin oleh pembuat.
Untuk yang nomor 3, kemungkinan ini jarang terjadi, yang ada adalah hal ketidaksengajaan biasanya, kalau ada yang sengaja ya tidak tahu. Tapi yang terpenting adalah mengenali ciri makanan yang mengandung bahan formalin tersebut untuk keamanan.
Ketahuilah bahwa formalin disebut pula formol atau larutan formaldehid, yang merupakan larutan dalam air yeng berisi sekitar 37 persen berat atau 40 persen volume senyawa formaldehid (HCHO) dan 6-13 persen metahnol.
Methanol ini berfungsi untuk penstabil larutan formaldehid dan mencegah terbentuknya polimerisasi formaldehid menjadi paraformaldehid yang mengendap.
Ciri Bahan Formalin:
Efek Samping Formalin:
1. Formalin yang Masuk Tubuh.
2. Gas atau Uapnya:
3. Terkena Kulit:
4. Formalin bersifat karsogenik (dapat menyebabkan kanker).
Karena itu jika menggunakan formalin, perlu proteksi agar kulit tidak kontak langsung.
Makanan yang diawetkan dengan formalin tentu saja dilarang karena membahayakan dan merusak kesehatan manusia.
Kenali Ciri-ciri Makanan Ber-Formalin.
Untuk mengenali makanan yang mengandung formalin antara lain adalah:
Meski makanan tersebut ditutup, namun lalat tetap saja ingin masuk menikmati hidangan yang tidak mengandung bahan formalin tersebut.
Itu baru lalat, coba kalau manusia pasti langsung ingin mencaplok makanan itu, tapi ya harus ingat bayar dulu ke penjualnya.
Tentu saja dari beragam snack tersebut tidak ada yang berasal dari bahan formalin (bahan pengawet).
Kalaupun terdapat formalin di dalam produk snack (dalam hal ini yang tidak berbungkus), maka kemungkinan besar berasal dari:
1. Bahan Tambahan Pangan (BTP) atau bahan lain yang dicampurkan dalam proses.
2. Wadah dalam proses bermasalah, artinya mengandung formaln.
3. Sengaja diberi Formalin oleh pembuat.
Untuk yang nomor 3, kemungkinan ini jarang terjadi, yang ada adalah hal ketidaksengajaan biasanya, kalau ada yang sengaja ya tidak tahu. Tapi yang terpenting adalah mengenali ciri makanan yang mengandung bahan formalin tersebut untuk keamanan.
Ketahuilah bahwa formalin disebut pula formol atau larutan formaldehid, yang merupakan larutan dalam air yeng berisi sekitar 37 persen berat atau 40 persen volume senyawa formaldehid (HCHO) dan 6-13 persen metahnol.
Methanol ini berfungsi untuk penstabil larutan formaldehid dan mencegah terbentuknya polimerisasi formaldehid menjadi paraformaldehid yang mengendap.
Ciri Bahan Formalin:
- Tidak berwarna.
- Berbau tajam.
- Rasa membakar.
- Pengawet Mayat.
- Desinfektan.
- Mensterilkan ruangan (fumigasi).
Efek Samping Formalin:
1. Formalin yang Masuk Tubuh.
- 1. Meracuni Tubuh.
- 2. Iritasi Lambung.
- Muntah.
- Gangguan sistem saraf pusat.
- Alergi.
- Pada kadar tinggi dapat menyebabkan kegagalan sirkulasi darah.
2. Gas atau Uapnya:
- Menyebabkan iritasi mata.
- Memicu Bronchitis.
- Saluran pernafasan terganggu.
3. Terkena Kulit:
- Alergi.
- Rasa seperti terbakar.
4. Formalin bersifat karsogenik (dapat menyebabkan kanker).
Karena itu jika menggunakan formalin, perlu proteksi agar kulit tidak kontak langsung.
Makanan yang diawetkan dengan formalin tentu saja dilarang karena membahayakan dan merusak kesehatan manusia.
Kenali Ciri-ciri Makanan Ber-Formalin.
Untuk mengenali makanan yang mengandung formalin antara lain adalah:
- Tampak lebih kenyal kalau ditekan.
- Ikan atau daging terasa lebih kaku.
- Baunya merangsang hidung.
- Lalat tidak mau hinggap di makanan yang mengandung formalin.
Meski makanan tersebut ditutup, namun lalat tetap saja ingin masuk menikmati hidangan yang tidak mengandung bahan formalin tersebut.
Itu baru lalat, coba kalau manusia pasti langsung ingin mencaplok makanan itu, tapi ya harus ingat bayar dulu ke penjualnya.
Monday, October 24, 2011
Sering Pusing Waspadai Kanker Otak
Sakit kepala sebenarnya adalah rasa nyeri yang diterima oleh syaraf otak.
Hal ini dapat disebabkan oelh faktor di dalam otak atau keadaan di luar otak, mislanya adalah gangguan pada mata, THT, gigi, tulang, leher, demam karena infeksi atau faktor psikis, kurang tidur, cemas dan sebagainya.
Kanker otak terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Kanker otak primer.
2. Kanker otak sekunder.
Kanker otak primer bisa tumbuh di otak besar,otak kecil atau di batang otak.
Sedangkan kanker otak sekunder berupa anak sebar kanker dari organ lain, misalnya dari kelenjar tiroid,paru-paru, payudara dan sebagainya.
Tentu saja keberadaan kanker otak ini dapat menyebabkan sakit kepala.
Pada umumnya, gejala spesifik kanker otka tergantung pada lokasi dan besarnya pertumbuhan kanker.
1. Sakit kepala mendadak dan tak tertahankan.
2. Mual dan muntah.
3. Penurunan kesadaran.
Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan pada anggota gerak dan jika hal tersebut terjadi, apalagi sudah berlangsung lama, maka kita harus mewaspadainya.
Biasanya hanya ada 1 persen saja nyeri di kepala yang divonis sebagai kanker otak.
Terkadang kanker otak sulit untuk didiagnosa secara dini karena tergantung dari:
1. Lokasi tumbuh.
2. Kecepatan pertumbuhan.
3. Intensitas kemunculan gejala tekanan dalam kepala.
4. Efek masa kanker.
Beberapa macam pemeriksaan dilakukan untuk melihat diagnosa kepastian kanker otak seperti pemeriksaan CT Sca, MRI dan pemeriksaan lain.
Hal ini dapat disebabkan oelh faktor di dalam otak atau keadaan di luar otak, mislanya adalah gangguan pada mata, THT, gigi, tulang, leher, demam karena infeksi atau faktor psikis, kurang tidur, cemas dan sebagainya.
Kanker otak terbagi menjadi 2 yaitu:
1. Kanker otak primer.
2. Kanker otak sekunder.
Kanker otak primer bisa tumbuh di otak besar,otak kecil atau di batang otak.
Sedangkan kanker otak sekunder berupa anak sebar kanker dari organ lain, misalnya dari kelenjar tiroid,paru-paru, payudara dan sebagainya.
Tentu saja keberadaan kanker otak ini dapat menyebabkan sakit kepala.
Pada umumnya, gejala spesifik kanker otka tergantung pada lokasi dan besarnya pertumbuhan kanker.
1. Sakit kepala mendadak dan tak tertahankan.
2. Mual dan muntah.
3. Penurunan kesadaran.
Hal tersebut terjadi karena adanya gangguan pada anggota gerak dan jika hal tersebut terjadi, apalagi sudah berlangsung lama, maka kita harus mewaspadainya.
Biasanya hanya ada 1 persen saja nyeri di kepala yang divonis sebagai kanker otak. Terkadang kanker otak sulit untuk didiagnosa secara dini karena tergantung dari:
1. Lokasi tumbuh.
2. Kecepatan pertumbuhan.
3. Intensitas kemunculan gejala tekanan dalam kepala.
4. Efek masa kanker.
Beberapa macam pemeriksaan dilakukan untuk melihat diagnosa kepastian kanker otak seperti pemeriksaan CT Sca, MRI dan pemeriksaan lain.
Sunday, October 23, 2011
Deteksi Sariawan Anak Kecil
Apakah keceriaan buah hati Anda mendadak hilang, menolak makan serta minum susu, panas tubuh nya pun meningkat...
Ini bisa jadi menjadi tanda awal terjadinya sariawan. Agar sariawan tidak berkepanjangan, pastikan memberi si kecil makanan yang kaya vitamin dan serat serta menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Sariawan merupakan tukak kecil bergaris tengah kira-kira 3 mm dengan dasar berwarna putih kekuningan. TImbulnya secara berulang-ulang di lidah, bibir, pipi bagian dalam (mukosa), dan ternggorokan. Besarnya sariawan tetap, tidak membesar, melebar atau menjalar seperti halnya bisul.
Kenali Jenisnya.
Ada beberapa jenis sariawan yang terjadi pada anak.
1. Sariawan karena Trauma (Stomatitis Apthosa).
Yaitu sariawan karena luka tergigit atau gesekan sikat gigi yang tidak tepat sehingga melukai rongga mulut dan lecet.
Pemilihan sikat gigi dan cara membersihkan gigi yang benar akan mengurangi potensi luka ini.
2. Jenis Oral Thrush (Moniliasis).
Yaitu sariawan yang disebabkan tumbuhnya jamur candida albican di lidah.
3. Stomatitis Herpetic.
Sariawan ini dapat ditemukan di belakang tenggorokan yang disebabkan oleh virus herpes simplek.
Adapun sariawan yang kerap mengganggu keceriaan anak-anak balita adalah yang berjenis Stomatitis Apthosa dan Stomatitis Herpetic.
Kenali Gejalanya.
Untuk mencegah sariawan, haruslah dikenali gejalanya.
Tanda awal sariawan yang mudah dikenali:
Adapun luka-luka di rongga mulut dapat disebabkan beberapa hal,
Tekan lidah dengan alat ini, turunkan sedikit gagangnya hingga rongga mulutnya terlihat.
Cara Mengobati.
Memberikan menu seimbang dalam konsumsi makanan anak sangatlah penting.
Makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah yang mengandung vitamin C, B12 dan zat besi. Selain itu, orang tua harus menghindari memberikan makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Sebaiknya suapi si kecil dengan sendok secara perlahanm saat memberikan makanan.
Usahaan memberikan minum lewat gelas dengan memakai sedotan demi menghindari kontak langsung dengan sariawan agar tidak menimbulkan gesekan dan trauma.
Kemudian pilihlah makanan yang teksturnya lebih lembut dan cair agar mudah ditelan. Olesi bagian yang terkena sariawan dengan madu.
Jangan memaksa anak makan nasi, berikan makanan yang bertekstur lunak seperti bubur dan sebagainya. Jika memberikan obat anti sariawan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebab, obat yang tidak tepat dapat berdampak kurang baik untuk kesehatan anak.
Ini bisa jadi menjadi tanda awal terjadinya sariawan. Agar sariawan tidak berkepanjangan, pastikan memberi si kecil makanan yang kaya vitamin dan serat serta menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Sariawan merupakan tukak kecil bergaris tengah kira-kira 3 mm dengan dasar berwarna putih kekuningan. TImbulnya secara berulang-ulang di lidah, bibir, pipi bagian dalam (mukosa), dan ternggorokan. Besarnya sariawan tetap, tidak membesar, melebar atau menjalar seperti halnya bisul.
Kenali Jenisnya.
Ada beberapa jenis sariawan yang terjadi pada anak.
1. Sariawan karena Trauma (Stomatitis Apthosa).
Yaitu sariawan karena luka tergigit atau gesekan sikat gigi yang tidak tepat sehingga melukai rongga mulut dan lecet.
Pemilihan sikat gigi dan cara membersihkan gigi yang benar akan mengurangi potensi luka ini.
2. Jenis Oral Thrush (Moniliasis).
Yaitu sariawan yang disebabkan tumbuhnya jamur candida albican di lidah.
3. Stomatitis Herpetic.
Sariawan ini dapat ditemukan di belakang tenggorokan yang disebabkan oleh virus herpes simplek.
Adapun sariawan yang kerap mengganggu keceriaan anak-anak balita adalah yang berjenis Stomatitis Apthosa dan Stomatitis Herpetic.
Kenali Gejalanya.
Untuk mencegah sariawan, haruslah dikenali gejalanya.
Tanda awal sariawan yang mudah dikenali:
- Lidah menjadi agak licin.
- Lidah berwarna kemerah-merahan.
- Timbul luka-luka di bagian bawah dan pinggir atau tengah lidah.
- Pada pipi bagian dalam tampak bintik-bintik putih.
- Munculnya benjolah di bagian pipi bagian dalam yang dapat pecah sehingga membuat mulut terasa perih.
Adapun luka-luka di rongga mulut dapat disebabkan beberapa hal,- Karena tergigit pada bibir atau lidah akibat susunan gigi yang tidak teratur.
- Akibat menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat yang sudah mengembang.
- Juga bisa diakibatkan alergi terhadap suatu makanan tertentu, seperti cabai dan nanas.
- Faktor psikologis.
- Kekurangan vitamin B, Vitamin C serta zat besi.
- Demam tinggi hingga mencapai 40 derjat celcius.
- Si kecil mengeluarkan air liru lebih dari biasanya.
- Aroma bau mulut yang kurang menyedapkan.
- Si kecil terlihat gelisah dan agak rewel.
- Tidak mau makan dan tidak mau minum ASI atau susu botol.
Tekan lidah dengan alat ini, turunkan sedikit gagangnya hingga rongga mulutnya terlihat.
Cara Mengobati.
Memberikan menu seimbang dalam konsumsi makanan anak sangatlah penting.
Makanan yang kaya serat seperti sayur dan buah yang mengandung vitamin C, B12 dan zat besi. Selain itu, orang tua harus menghindari memberikan makanan atau minuman yang terlalu panas atau terlalu dingin.
Sebaiknya suapi si kecil dengan sendok secara perlahanm saat memberikan makanan.
Usahaan memberikan minum lewat gelas dengan memakai sedotan demi menghindari kontak langsung dengan sariawan agar tidak menimbulkan gesekan dan trauma.
Kemudian pilihlah makanan yang teksturnya lebih lembut dan cair agar mudah ditelan. Olesi bagian yang terkena sariawan dengan madu.
Jangan memaksa anak makan nasi, berikan makanan yang bertekstur lunak seperti bubur dan sebagainya. Jika memberikan obat anti sariawan, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Sebab, obat yang tidak tepat dapat berdampak kurang baik untuk kesehatan anak.
Saturday, October 22, 2011
Solusi Keberhasilan Diet
Tentunya pasti ada suatu kesalahan yang telah dilakukan bilamana sudah melakukan diet, namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan.
Apa saja yang bisa jadi penyebab kesalahan tersebut.
1. Mengkonsumsi Lemak Berlebihan.
Solusinya:
Pertimbangkanlah makan kentang yang dipanggang daripada kentang goreng atau keripik kentang.
Jangan terlalu banyak mencampur sayur dengan bumbu kacang.
Baca label nutrisi secara hati-hati.
Untuk makanan kaleng, pilih yang kandungan lemaknya kurang dari 3 gram per 100 kalori.
2. Jarang Sarapan.
Solusi:
Biasakan sarapan.
Hindari makanan yang manis-manis.
3. Tidak membuat Diary Diet.
Solusi:
Buatlah diary diet sebagai catatan konsumsi makanan harian.
Diary ini akan menuntun untuk membedakan antara makan dengan kesadaran dan makan karena nafsu sekaligus agar lebih berhati-hati tiap kali ingin memasukkan makanan ke dalam mulut.
4. Kecanduan Gula.
Solusi:
Jangan biasakan makan kue-kue manis sehabis makan.
Kurangi minuman bersoda, bisa diganti dengan minuman yang sugar free.
5. Makan Kacang-kacangan.
Kedelai, kacang merah dan buncis (bukan kacang tanah).
Solusi:
Tambahkan porsi dalam mengkonsumsi polong-polongan dan kacang-kacangan tersebut di atas.
6. Kurang Serat.
Solusi:
Bisa mengganti roti putih,mie, cake dengan roti whole grain, sereal, pasta.
Ganti camilan dengan buah-buahan segar.
Apa saja yang bisa jadi penyebab kesalahan tersebut.
1. Mengkonsumsi Lemak Berlebihan.
Solusinya:
Pertimbangkanlah makan kentang yang dipanggang daripada kentang goreng atau keripik kentang.
Jangan terlalu banyak mencampur sayur dengan bumbu kacang.
Baca label nutrisi secara hati-hati.
Untuk makanan kaleng, pilih yang kandungan lemaknya kurang dari 3 gram per 100 kalori.
2. Jarang Sarapan.
Solusi:
Biasakan sarapan.
Hindari makanan yang manis-manis.
3. Tidak membuat Diary Diet.
Solusi:
Buatlah diary diet sebagai catatan konsumsi makanan harian.
Diary ini akan menuntun untuk membedakan antara makan dengan kesadaran dan makan karena nafsu sekaligus agar lebih berhati-hati tiap kali ingin memasukkan makanan ke dalam mulut.
4. Kecanduan Gula.
Solusi:
Jangan biasakan makan kue-kue manis sehabis makan.
Kurangi minuman bersoda, bisa diganti dengan minuman yang sugar free.
5. Makan Kacang-kacangan.
Kedelai, kacang merah dan buncis (bukan kacang tanah).
Solusi:
Tambahkan porsi dalam mengkonsumsi polong-polongan dan kacang-kacangan tersebut di atas.
6. Kurang Serat.
Solusi:
Bisa mengganti roti putih,mie, cake dengan roti whole grain, sereal, pasta.
Ganti camilan dengan buah-buahan segar.
Friday, October 21, 2011
Dampak Behel pada Gusi
Behel atau Kawat Gigi.
Untuk mempercantik gigi, banyak orang memilih behel sebagai solusinya. Namun, pemakaian dan peletakan yang salah, justru akan berdampak pada kesehatan gigi dan gusi. Salah satunya adalah gusi menjadi membesar dan kesehatan mulut tidak bisa terjaga.
Pemakaian Behel memang Sudah jadi Tren.
Behel dianggap sebagai salah satu solusi yang membuat penampilan gigi lebih rapi dan menarik. Namun, pemakaian behel yang salah dan tidak tepat akan berakibat pada gusi menjadi besar dan tentu saja tidak sehat.
Perbaiki Gusi.
Behel memang memiliki peran penting yang menyebabkan kerusakan pada gusi. Kondisi ini terjadi apabila pemakaian behel tidak tepat baik pada peletakannya maupun pada perawatannya.
Mereka yang memakai behel, tentu saja harus lebih ekstra hati-hati dalam melakukan pembersihan di area mulut dan gigi.Kurang bisanya menjaga kebersihan akan berakibat buruk pada kesehatan gusi, yakni gusi menjadi bengkak dan bahkan berdarah.
Karena itu, mereka yang ingin merapatkan gigi, hendaknya memperbaiki gusi terlebih dahulu, karena gusi dalam hal ini adalah pondasi penting untuk kesehatan dan kecantikan gigi. Bila gusinya saja tidak sehat, maka giginya juga tidak akan kuat dan kurang rapi.
Tanda Gusi Membesar.
Pembesaran gusi adalah kondisi dimana ukuran gusi mengalami penambahan. Hal ini ditandai dengan keadaan gusi yang menggelembung secara berlebihan di antara gigi atau pada daerah leher gigi.
Tanda-tanda bahwa gusi disebut mengalami pembesaran adalah ketika:
Kurang tepatnya perawatan gusi akan membuat gusi terinfeksi oleh bakteri di dalam mulut.
Faktor Penyebab Gusi Mengalami Pembesaran:.
1. Penambahan ukuran secara Hepertrofi.
Yaitu ukuran gusi yang mengalami penambahan dengan sebab tertentu.
2. Penambahan ukuran secara Hiperplasi.
Yaitu penambahan jumlah sel-sel gusi.
3. Kombinasi dari keduanya.
Kebersihan Mulut.
Selain behel, faktor lain yang juga menyebabkan mengalami pembesaran adalah:
1. Letak gigi tak beraturan.
2. Bernafas dengan menggunakan mulut.
3. Menggunakan obat-obatan epilepsi seperti dylantin dan fenitain.
Selain gusi menjadi besar, pembersihan mulut yang tidak maksimal juga akan menyebabkan seseorang rentan terkena penyakit lain seperti:
Apabila penyebabnya sudah diketahui dengan benar, maka saatnya melakukan perawatan gusi dengan benar.
Ada beberapa cara melakukan perawatan gusi:
1. Dengan melakukan pembersihan mulut secara maksimal.
2. Menghilangkan faktor irigasi lokal seperti gigi berlubang, susunan gigi tidak rata atau karang gigi.
3. Obati sakit gigi yang diakibatkan karena penyakit tertentu.
4. Melakukan oral hygiene rutin secara baik dan benar.
Mengingat pentingnya kesehatan gusi, hendaknya dilakukan pemeriksaan gusi minimal 6 bulan sekali dan senantiasa melakukan pembersihan pada gigi.
Untuk mempercantik gigi, banyak orang memilih behel sebagai solusinya. Namun, pemakaian dan peletakan yang salah, justru akan berdampak pada kesehatan gigi dan gusi. Salah satunya adalah gusi menjadi membesar dan kesehatan mulut tidak bisa terjaga.
Pemakaian Behel memang Sudah jadi Tren.
Behel dianggap sebagai salah satu solusi yang membuat penampilan gigi lebih rapi dan menarik. Namun, pemakaian behel yang salah dan tidak tepat akan berakibat pada gusi menjadi besar dan tentu saja tidak sehat.
Perbaiki Gusi.
Behel memang memiliki peran penting yang menyebabkan kerusakan pada gusi. Kondisi ini terjadi apabila pemakaian behel tidak tepat baik pada peletakannya maupun pada perawatannya.
Mereka yang memakai behel, tentu saja harus lebih ekstra hati-hati dalam melakukan pembersihan di area mulut dan gigi.Kurang bisanya menjaga kebersihan akan berakibat buruk pada kesehatan gusi, yakni gusi menjadi bengkak dan bahkan berdarah.Karena itu, mereka yang ingin merapatkan gigi, hendaknya memperbaiki gusi terlebih dahulu, karena gusi dalam hal ini adalah pondasi penting untuk kesehatan dan kecantikan gigi. Bila gusinya saja tidak sehat, maka giginya juga tidak akan kuat dan kurang rapi.
Tanda Gusi Membesar.
Pembesaran gusi adalah kondisi dimana ukuran gusi mengalami penambahan. Hal ini ditandai dengan keadaan gusi yang menggelembung secara berlebihan di antara gigi atau pada daerah leher gigi.
Tanda-tanda bahwa gusi disebut mengalami pembesaran adalah ketika:
- Kondisi Gusi licin.
- Tumpul.
- Mengkilat.
- Bengkak.
- Mudah berdarah.
- Merah keunguan.
Kurang tepatnya perawatan gusi akan membuat gusi terinfeksi oleh bakteri di dalam mulut.
Faktor Penyebab Gusi Mengalami Pembesaran:.
1. Penambahan ukuran secara Hepertrofi.Yaitu ukuran gusi yang mengalami penambahan dengan sebab tertentu.
2. Penambahan ukuran secara Hiperplasi.
Yaitu penambahan jumlah sel-sel gusi.
3. Kombinasi dari keduanya.
Kebersihan Mulut.
Selain behel, faktor lain yang juga menyebabkan mengalami pembesaran adalah:
1. Letak gigi tak beraturan.
2. Bernafas dengan menggunakan mulut.
3. Menggunakan obat-obatan epilepsi seperti dylantin dan fenitain.
Selain gusi menjadi besar, pembersihan mulut yang tidak maksimal juga akan menyebabkan seseorang rentan terkena penyakit lain seperti:- Sakit gigi.
- Sakit kepala.
- Sakit Migrain.
Apabila penyebabnya sudah diketahui dengan benar, maka saatnya melakukan perawatan gusi dengan benar.
Ada beberapa cara melakukan perawatan gusi:
1. Dengan melakukan pembersihan mulut secara maksimal.
2. Menghilangkan faktor irigasi lokal seperti gigi berlubang, susunan gigi tidak rata atau karang gigi.
3. Obati sakit gigi yang diakibatkan karena penyakit tertentu.
4. Melakukan oral hygiene rutin secara baik dan benar.
Mengingat pentingnya kesehatan gusi, hendaknya dilakukan pemeriksaan gusi minimal 6 bulan sekali dan senantiasa melakukan pembersihan pada gigi.
Subscribe to:
Posts (Atom)









