Sunday, January 8, 2012

Bukti Ilmiah Sarang Semut

Bukti Ilmiah Sarang Semut
Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh mengatasi sel kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari Universit National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga orang sejawat Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Dalam penelitiannya Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg, kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastesis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus. Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker.

Hasilnya menakjubkan, Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi. Dalam dunia kedokteran, proliferasi berarti pertumbuhan sel yang amat cepat dan abnormal. Kanker memang berarti pertumbuhan sel yang cepat dan tak terkendali. Antiproliferasi berarti menghambat proses perbanyakan sel itu.

Seperti dikutip Biology Pharmaceutical Bulletin, Qui Kim Tran dan rekan-rekannya menuturkan bahwa seluruh ekstrak Sarang Semut menekan proliferasi sel tumor manusia. Dalam uji itu terbukti tingkat efektivitas EC50 mencapai 9,97 mg/ml pada ekstrak methanol. Artinya hanya dengan dosis kecil, 9,97 mg/ml, ekstrak Sarang Semut mampu menekan 50% laju pertumbuhan sel kanker. Sedangkan EC50 pada ekstrak air 22,3 mg/ml; campuran methanol-air, 11,3 mg/ml. Riset tersebut meneguhkan pengalaman empiris banyak orang yang sembuh dari kanker.

Di samping Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, guru besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol itu cukup tinggi. Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker. Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif, katanya. Senyawa kaya vitamin E itu juga berfaedah sebagai antipenuaan.

Bila kita mengkonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, dengan adanya tokoferol akan mengatasinya, ujar ahli Ahmad Sulaeman PhD. Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln itu mengungkapkan, peran vitamin E bagi kesehatan amat vital. Ia mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas.

Dalam segi keamanan konsumen, riset ilmiah yang telah dilakukan oleh Muhammad Ahkam Subroto, doktor alumnus University of New South Wales Sydney, Australia, telah menjamin keamanan dari herba ini. Riset itu membuktikan, konsumsi 3 kali 1 sendok makan Sarang Semut per hari masih sangat aman. Hasil riset tersebut medapati angka LD50 sarang semut amat tinggi sehingga keamanan konsumen terlindungi. Dimana kriteria obat yang bagus jika dosis efektif berjauhan dengan Ld50.

Kandungan Sarang Semut

Kandungan Sarang Semut
Uji penapisan kimia dari tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa kimia dari golongan flavonoid dan tanin. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti yang mempelajari golongan senyawa ini dalam kaitannya dengan sistem pertahanan diri tumbuhan Sarang Semut.

Flavonoid merupakan golongan senyawa bahan alam dari senyawa fenolik yang banyak merupakan pigmen tumbuhan. Saat ini lebih dari 6.000 senyawa yang berbeda masuk ke dalam golongan flavonoid. Flavonoid merupakan bagian penting dari diet manusia karena banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Fungsi kebanyakan flavonoid dalam tubuh manusia adalah sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, memiliki hubungan sinergis dengan vitamin C (meningkatkan efektivitas vitamin C), antiinflamasi, mencegah keropos tulang, dan sebagai antibiotik.

Dalam banyak kasus, flavonoid dapat berperan secara langsung sebagai antibiotik dengan mengganggu fungsi dari mikroorganisme seperti bakteri atau virus. Fungsi flavonoid sebagai antivirus telah banyak dipublikasikan, termasuk untuk virus HIV (AIDS) dan virus herpes.

Selain itu, flavonoid juga dilaporkan berperan dalam pencegahan dan pengobatan beberapa penyakit lain seperti asma, katarak, diabetes, encok/rematik, migrain, wasir, dan periodontitis (radang jaringan ikat penyangga akar gigi). Penelitian­-penelitian mutakhir telah mengungkap fungsi-fungsi lain dari flavonoid, tidak saja untuk pencegahan, tetapi juga untuk pengobatan kanker.

Banyak mekanisme kerja dari flavonoid yang sudah terungkap, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, serta pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut. Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker atau tumor, TBC, dan encok/rematik diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoid Sarang Semut.

No Parameter Satuan Nilai
01 Energi Kkal/100 g 350,52
02 Kadar air g/100 g 4,54
03 Kadar abu g/100 g 11,13
04 Kadar lemak g/100 g 2,64
05 Kadar protein g/100 g 2,75
06 Kadar karbohidrat g/100 g 78,94
07 Tokoferol mg/100 g 31,34
08 Total fenol g/100 g 0,25
09 Kalsium (Ca) g/100 g 0.37
10 Natrium (Na) mg/100 g 68,58
11 Kalium (K) g/100 g 3,61
12 Seng (Zn) mg/100 g 1,36
13 Besi (Fe) mg/100 g 29,24
14 Fosfor (P) g/100 g 0,99
15 Magnesium (Mg) g/100 g 1,50

Tanin merupakan astrigen, polifenol tanaman berasa pahit yang dapat mengikat dan mengendapkan protein. Umumnya tanin digunakan untuk aplikasi di bidang pengobatan, misalnya untuk pengobatan diare, hemostatik (menghentikan pendarahan), dan wasir. Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan ambeien (wasir) dan mimisan diduga kuat berkaitan dengan kandungan taninnya.

Seperti dalam tabel di atas tumbuhan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol (vitamin E) sekitar 313 ppm dan beberapa mineral penting untuk tubuh seperti kalsium, natrium, kalium, seng, besi, fosfor, dan magnesium.

Analisis antioksidan dari ekstrak kasar tumbuhan Sarang Semut dengan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) menunjukkan bahwa ekstrak tersebut memiliki aktivitas antioksidan sedang, yaitu diperoleh nilai IC50 sebesar 48,6 ppm. Sementara alfa­tokoferol yang merupakan antioksidan kuat dengan nilai IC50 diperoleh angka sebesar 5,1 ppm. IC50 merupakan konsentrasi dari antioksidan yang dapat meredam atau menghambat 50% radikal bebas.

Semakin kecil nilai IC50 dari suatu antioksidan maka semakin kuat antioksidan tersebut. Alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm telah mampu meredam radikal bebas sebanyak 96% dan persentase inhibisi ini tetap konstan untuk konsentrasi­ yang lebih tinggi dari 12 ppm. Hasil penelitian ini mempunyai makna bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi rendah pun telah memiliki aktivitas peredam radikal bebas hingga mendekati 100%.

Dalam sistem metabolisme tubuh, Kalsium berfungsi dalam kerja jantung, impuls saraf, dan pembekuan darah. Besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, transpor oksigen, aktivator enzim. Fosfor berfungsi dalam penyerapan kalsium dan produksi energi. Natrium memiliki peranan dalam kesetimbangan elektrolit, volume cairan tubuh, dan impuls saraf.

Kalium berfungsi dalam ritme jantung, impuls saraf, dan keseimbangan asam-basa. Seng memiliki fungsi dalam sintesis protein, fungsi seksual, penyimpanan insulin, metabolisme karbohidrat, dan penyembuhan luka. Sementara Magnesium memiliki peranan dalam fungsi tulang, hati, otot, transfer air intraseluler, keseimbangan basa, dan aktivitas neuromuskuler.

Fungsi-fungsi mineral tersebut dapat menjelaskan beberapa khasiat lain dari Sarang Semut, misalnya khasiatnya dalam membantu mengatasi berbagai macam penyakit/gangguan jantung, melancarkan haid dan mengobati keputihan, melancarkan peredaran darah, mengobati migrain (sakit kepala sebelah), gangguan fungsi ginjal dan prostat, memulihkan kesegaran dan stamina tubuh, serta memulihkan gairah seksual.

Hasil analisis penghambatan aktivitas enzim xanthine oxidase oleh ekstrak tumbuhan Sarang Semut menunjukkan bahwa ekstrak tumbuhan ini dapat menghambat aktivitas enzim xanthine oxidase dengan aktivitas yang setara dengan allopurinol, obat komersial yang digunakan untuk pengobatan asam urat.

Diduga senyawa inhibitor xanthine oxidase yang bertanggung jawab dalam mekanisme ini adalah senyawa dari golongan flavonoid. Fenomena ini yang kemungkinan dapat memperkuat khasiat tumbuhan Sarang Semut untuk pengobatan rematik yang telah terbukti secara empiris.

Saturday, January 7, 2012

Khasiat Sarang Semut

Khasiat Sarang Semut

Penyakit yang Dapat Disembuhkan oleh Sarang Semut

Secara empiris Sarang Semut telah terbukti dapat menyembuhkan beragam penyakit ringan dan berat, seperti kanker dan tumor, asam urat, jantung koroner, wasir, TBC, migrain, rematik dan leukemia.

Mengenai mekanisme kerja kandungan senyawa aktif Sarang Semut dalam mengobati berbagai penyakit tersebut memang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Beberapa penyakit yang bisa disembuhkan dan kemungkinan senyawa aktif yang berperan menaklukkan penyakit tersebut dijelaskan sebagai berikut.

Kanker dan Tumor

Jenis-jenis kanker dan tumor, baik jinak maupun ganas, yang dapat disembuhkan dengan Sarang Semut adalah kanker otak, kanker hidung, kanker payudara, kanker lever, kanker paru-paru, kanker usus, kanker rahim, kanker kulit, kanker prostat, serta kanker darah (leukemia), kecuali kanker tenggorokan dan rongga mulut.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris untuk pengobatan berbagai jenis kanker/tumor tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, misalnya inaktivasi karsinogen, antiproliferasi, penghambatan siklus sel, induksi apoptosis dan diferensiasi, inhibisi angiogenesis, dan pembalikan resistensi multi-obat atau kombinasi dari mekanisme-mekanisme tersebut.

Gangguan Jantung, Terutama Jantung Koroner

Hingga kini mekanismenya memang belum jelas, tetapi kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan berbagai macam penyakit/gangguan jantung ada kaitannya dengan kandungan multi-mineral Sarang Semut, terutama kalsium dan kalium.

Stroke Ringan Maupun Berat

Pengobatan stroke kemungkinan sangat berkaitan dengan kandungan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

Ambeien (Wasir)

Kemampuan Sarang Semut untuk pengobatan ambeien (Wasir) berkaitan dengan kandungan flavonoid dan taninnya yang tinggi. Kedua golongan senyawa ini dalam beberapa penelitian memang sudah terbukti dapat mengobati wasir.

Benjolan-Benjolan Dalam Payudara

Yang dimaksud dengan benjolan-benjolan pada payudara adalah pembengkakan bukan tumor (non-neoplasma). Diduga kuat mekanisme penyembuhannya serupa dengan kasus tumor dan kanker, yaitu dengan mengandalkan kemampuan kandungan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut.

Gangguan Fungsi Ginjal dan Prostat

Mekanisme pengobatan gangguan fungsi ginjal dan prostat kemungkinan ada kaitannya dengan kandungan antioksidan (flavonoid dan tokoferol) serta multi-mineral yang ada dalam Sarang Semut.

Haid dan Keputihan

Proses pengobatan untuk keputihan dan melancarkan haid ada kaitannya dengan kandungan flavonoid, tanin, dan multi-mineralnya, terutama kalsium dan seng.

Melancarkan Peredaran Darah

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut memiliki peranan penting dalam melancarkan peredaran darah.

Migrain (Sakit Kepala Sebelah)

Untuk pengobatan migrain berkaitan dengan fungsi kandungan flavonoid dan multi-mineral dalam Sarang Semut, khususnya kalsium, natrium, dan magnesium.

Penyakit Paru-Paru (TBC)

Pengobatan TBC terkait dengan peranan flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut yang berfungsi sebagai antivirus.

Rematik (Encok)

Ini terkait dengan kemampuan flavonoid sebagai inhibitor enzim xanthine oxidase dan antioksidan serta tokoferol sebagai antioksidan dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut.

Gangguan Alergi Hidung, Mimisan, Bersin-Bersin

Senyawa-senyawa yang bertanggung jawab terhadap gangguan ini adalah antioksidan (tokoferol dan flavonoid) dan tanin.

Sakit Maag (Lambung)

Seperti halnya TBC, yang berperan dalam pengobatan maag adalah flavonoid yang terkandung dalam Sarang Semut sebagai antibakteri.


Manfaat Tambahan Sarang Semut

Selain telah terbukti secara empiris dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tersebut di atas, Sarang Semut juga dapat digunakan untuk untuk melancarkan dan meningkatkan ASI, memulihkan gairah seksual, dan memulihkan serta menjaga stamina.

Melancarkan dan Meningkatkan ASI

Kandungan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam melancarkan dan meningkatkan produksi ASI, mempercepat proses pemulihan kesehatan ibu setelah melahirkan, dan memulihkan bagian kewanitaan (sari rapet).

Memulihkan Gairah Seksual

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dari tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan gairah seksual ini.

Memulihkan Stamina Tubuh

Kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral dalam tumbuhan Sarang Semut diduga memiliki peranan yang penting dalam memulihkan kesegaran dan stamina tubuh.

(Sumber: "Buku" Penulis Dr. Ir. Ahkam Subroto, Hendro Saputro)

Tanda Sakit Kencing Manis

Tanda-Tanda Sakit Kencing Manis adalah sebagai berikut.

1. Si penderita buang air kecil lebih banyak dari biasanya.
2. Air kencingnya banyak mengandung zat gula, bisa diketahui pada temapt bekas buang air kecil yang kemudian dikerumuni semut.
3. Si penderita selalu merasa lapar, haus dan letih.
4. Badannya makin lama makin kurus.
5. Si penderita mudah sekali terkena penyakit bisul, canggu, sakit gigi, sakit tajam di tungkai dan gatal-gatal pada kulit.
6. Apabila penderita mempunyai luka, maka akan lama sekali sembuhnya meskipun luka itu hanya sangat kecil.

Ada kalanya sakit kencing manis itu menjadi semakin berat sehingga si penderita merasa mual terus menerus, kepalanya pening dan nafasnya dalam. Atau bisa juga penderita menjadi pingsan dan mulutnya berbau seperti gas karbit.
Kalau sudah demikian, bisa membahayakan nyawanya.


Penanganan.
1. Yang harus diperhatikan adalah masalah makanan si penderita.
Selama dalam keadaan sakit itu, penderita tidak boleh mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula dan tepung, misalnya:
Nasi.
Ketan.
Jagung.
Terigu kentang.
Segala macam ubi.
Pepaya.
Pisang.
Buah-buahan yang manis.
Cokelat.
Susu.
Anggur.
Nira dan sebagainya.

Apabila air kencingnya sudah tidak banyak mengandung gula lagi, maka bolehlah ia mempergunakan makanan atau minuman yang menjadi pantangan itu, aka tetapi hendaklah dialkukan dengan berangsur-angsur dan sedikit demi sedikit.

2. Makanan yang diperbolehkan.
Sayur mayur.
Mentimun.
Lobak.
Jamur.
Lemak dan mentega.

3. Minuman yang diperbolehkan.
Kopi.
teh.
Air jeruk Nipis yang kesemuanya tanpa gula.

Apabila Sakit Kencing Manis Masih Ringan.
Apabila penyakitnya masih ringan, si penderita masih boleh juga memakan makanan yang mengandung zat putih telur, misalnya:
Daging dan jeroan hewan.
Ikan.
Udang.
Susu.
telur.
Kacang tanah.
Kacang merah.
Buncis.

Apabila Sakit Kencing Manis Agak Berat.
Akan tetapi jika sakit kencing manis yang diderita itu telah menjadi agak berat dengan tanda atau ciri,
Badan merasa sangat letih.
Luka-luka pada kulit tidak lekas sembuh.

Maka si penderita harus berpantang sama sekali terhadap makanan dan minuman yang mengandung gula atau tepung.
Begitu juga makanan yang mengandung zat putih telur.
Sebagai penggantinya, si penderita harus mengutamakan makanan yang berlemak seperti kelapa, kacang tanah, mentega, lemak hewan dan sebagainya.

Thursday, January 5, 2012

Mengatasi Rasa Nyeri Akibat Hawa Dingin

Musim hujan sudah berlangsung, tak pelak lagi, hawa dingin sering kali menerpa tubuh kita entah itu di dalam rumah, di serambi rumah maupun di jalan-jalan.

Rasa nyeri pada tubuh akibat hawa dingin memang sesuatu yang wajar, namun apabila dibiarkan terus berkepanjangan, akibatnya akan berdampak pada daya tahan tubuh.
Kalau daya tahan tubuh menurun, bisa tahu sendiri kan akan makin mudah penyakit menghinggapi tubuh kita.


Rasa Nyeri.
Nyeri di bagian mana, dalam hal ini bervariasi atau boleh dikatakan di sekujur tubuh.
Nyeri adalah gejala yang sangat subyektif dan biasanya agak sulit mendeteksi secara fisik atau kasat mata kecuali dari keluhan penderita yang diutarakan kepada orang lain.

Rasa nyeri muncul akibat adanya stimulus pada sensor motorik, sperti gerak reflek tubuh untuk menyeimbangkan daya tahan tubuh. Stimulus rasa nyeri bisa disebabkan oleh:
1. Rasa panas.
2. Dingin.
3. Rabaan.
4. Tekanan.

Proses Nyeri Menyerang Seluruh Tubuh.
Stimulus hawa dingin dapayt menyerang ke smua bagian tubuh sehingga bisa dikatakan reseptor ada di semua bagian tubuh. Di manapun stimulus diberikan, maka akan timbul rasa nyeri.

Hanya saja, di daerah kulit kita ada yang sifatnya sensitif dan tidak, inilah yang mempengaruhi letak bagian tubuh mana yang akan terkena rasa nyeri.
Rasa nyeri yang dirasakan tidak hanya berupa rasa sakit saja, akan tetapi juga rasa tidak nyaman dalam tubuh. Stimulus masuk melalui kulit, yang secara otomatis tubuh akan terangsang kemudian diteruskan ke sumsung tulang belakang melalui syaraf tepi dan langsung diteruskan ke otak.

Dan didalam otak akan diproses hingga menciptakan suatu persepsi. Nah, persepsi inilah yang nantinya akan memberikan rasa sakit dan rasa tidak nyaman dalam tubuh.
Kejadian ini berlangsung secara cepat.


Lalu bagaimana bila seseorang yang memang mengidap penyakit rematik.

Rematik.
Rematik terjadi karena terjadinya proses peradangan pada nyeri atau bisa dikatakan sebagai kerusakan pada sendi. Perdangan atau kerusakan ini merupakan suatu stimulus adanya nyeri. Jadi, jika ketambahan dengan efek suhu dingin maka stimulus akan menjadi bertambah dan mengakibatkan banyak orang yang terkena rematik yang ditambah lagi karena hawa dingin akan dirasakan nyeri yang sangat sakit.

Namun perlu diingat, untuk orang yang normal, rasa nyeri akibat hawa dingin akan menyerang bagian tubuh yang tidak terlindungi oleh penutup, misalnya saja daerah:
Tangan.
Muka.
Kaki.
Hal ini disebabkan karena stimulus yang berupa hawa dingin ini langsung bisa dirasakan oleh kulit tubuh. Berbeda halnya dengan bagian tubuh yang tertutup dengan penutup tubuh, maka stimulus tidak akan langsung bisa dirasakan sehingga tidak sampai menimbulkan rasa nyeri.

Merusak Daya Tahan Tubuh.
Terhadap hawa dingin, sudah sepatutnya kita mewaspadainya. Meskipun rasa nyeri yang timbul akibat hawa dingin ini termasuk dalam kondisi tubuh yang wajar dan tidak memberikan efek timbunmya penyakit-penakit lain di kemudian hari.

Namun, apabila mengalami rasa nyeri akibat hawa dingin secara terus-menerus, maka dapat juga merusak daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya zat antobodi yang dikeluarkan, maka lama-lama zat antibodi dalam tubuh akan melemah dan lama kelamaan dapat rusak.

Cara Mengobati.
Untuk mengatasi rasa nyeri akibat hawa dingin, disarankan untuk memberikan obat analgesik atau obat rasa nyeri yang sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Pencegahan.
Untuk pencegahannya, bisa menggunakan jaket ataupun pelindung kulit tubuh pada bagian tubuh yang dirasa sensitif jika terkena hawa dingin.
Dengan begitu, stimulus nyeri yang berupa hawa dingin tidak akan sampai menyerang dan menimbulkan rasa nyeri pada tubuh.
Terlebih lagi pada orang yang memang sudah memiliki kerusakan pada sendi.

Tuesday, January 3, 2012

Buah Seribu Manfaat | Khasiat Jeruk Nipis

Nama latin jeruk nipis adalah Citrus Aurantifolia. Orang inggris menyebutnya dengan Lime, sedangkan orang Arab menyebutnya dengan Limah.
Jeruk nipis diduga berasal dari daerah Indo Cina, Myanmar atau India utara.

Buah Seribu Manfaat.
Ratusan tahun yang lalu Rasulullah SAW sudah mengatakan bahwa perutmu adalah gudang penyakit dan makanlah yang dapat menjadi obatnya.
Maksudnya adalah bahwa penyakit itu bisa sajamuncul dari sistem pencernaan yang tidak seimbang.

Berhentilah Makan Sebelum Kenyang.

Oleh karena itu, hendaknya makanan pulalah yang dijadikan sarana penyembuhan dengan cara menyeimbangkan dan membangun kembali sistem perncernaan.

Masyarakat Jawa kerap kali menggunakan air perasan buah jeruk nipis untuk mengecilkan dan mengeringkan peranakan sehabis melahirkan. Begitu banyaknya manfaat jeruk nipis, sampai-sampai banyak pakar kesehatan dan pakar pengobatan menjulukinya "Buah Seribu Manfaat."

Kenapa dijuluki buah seribu manfaat, karena selain berkhasiat sebagai obat, perasan air jeruk nipis juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis akibat ikan atau senyawa lainnya.


Khasiat Jeruk Nipis.
Rasa jeruk nipis yang asam bisa untuk membantu membersihkan nikotin yang terdapat pada gigi dan mulut orang yang suka merokok. Dari kandungan berbagai minyak dan zat di dalamnya, jeruk nipis dimanfaatkan orang untuk mengatasi penyakit, seperti:
  • Disentri.
  • Sembelit.
  • Ambeien.
  • Haid tidak teratur.
  • Difteri.
  • Jerawat.
  • Kepala pusing atau vertigo.
  • Suara serak.
  • Batuk.
  • Bau badan.
  • Menambah nafsu makan.
  • Mencegah rambut rontok.
  • Ketombe.
  • Flu.
  • Demam.
  • Terlalu gemuk.
  • Amandel.
  • Penyakit anyang-anyangan.
  • Kencing yang sakit.
  • Mimisan.
  • Radang hidung.
  • Mencegah batu ginjal.
  • Menguatkan jantung.
  • Obat Batu Ginjal.
Jeruk Nipis Untuk Pengobatan Medis.
Tidak hanya sebagai minuman yang menyegarkan, namun jeruk nipis juga memiliki manfaat medis yang tinggi.
Air, buah dan daun jeruk nipis juga memiliki manfaat medis yang tinggi, antara lain bisa dijadikan obat:
  1. Hipertensi.
  2. Disentri.
  3. Vertigo.

Sunday, January 1, 2012

Obat Sakit Gigi

Tersiksa dan tak tertahankan rasanya kalau sakit gigi, obat sakit gigi apa ya, berikut ulasannya.

Gigi cenut-cenut sangat tersiksa. Bahkan kalau sakitnya parah bisa bengkak pipi seorang penderita.
Alangkah baiknya kalau gigi sudah mulai rusak dan berlubang, segera pergi berobat ke dokter gigi.

Untuk meringankan si sakit, maka untuk sementara waktu dapat menggunakan salah satu diantara resep di bawah ini.

1. Getah jarak pagar.
2. Getah biduri.
3. Getah semboja.
4. Getah cengkeh.
5. Minyak tempurung nyiur.

Cara pemakaian.
1. Teteskan bahan di atas sebanyak 1 tetes ke sedikit kapas.
2. Masukkan sedikit kapas tadi ke dalam lubang geraham.
3. Lalu tutup dengan kapas kering.

Perhatian.
Dalam mempergunakan resep di atas, maka harus berhati-hati benar agar tetesan tidak mengenai gigi atau geraham yang masih sehat.